Jakarta, 3 November 2026 – PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) kembali menorehkan prestasi dalam bidang keberlanjutan dengan meraih empat penghargaan dalam ajang Environmental & Social Innovation Awards (ENSIA) 2026. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen Kalbe dalam menerapkan praktik bisnis yang bertanggung jawab, khususnya pada aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (ESG).
Dalam ajang yang diselenggarakan oleh PT Sucofindo tersebut, Kalbe berhasil meraih Penghargaan Inovasi Khusus Kategori Upaya Transisi Energi Bersih, Kategori Platinum Aspek Penurunan Emisi, Kategori Gold Aspek Keanekaragaman Hayati, serta Kategori Silver Aspek Pengurangan dan Pemanfaatan Limbah B3. Program keberlanjutan ini merupakan kolaborasi antara Kalbe Corporate Sustainability dan Kalbe BO Cikarang.
ENSIA 2026 merupakan program apresiasi tahunan yang diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang menunjukkan hasil nyata dalam mendukung transisi menuju ekonomi hijau yang tangguh. Tahun ini, ajang tersebut diikuti oleh 253 perusahaan dari berbagai sektor yang berfokus pada ketahanan pangan, dekarbonisasi, dan ekonomi sirkular.
Head of Corporate Sustainability Kalbe, Abi Nisaka, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan refleksi dari upaya berkelanjutan Kalbe dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam seluruh proses bisnis perusahaan.
"Sejalan dengan misi Kalbe untuk meningkatkan kesehatan untuk kehidupan yang lebih baik, serta komitmen keberlanjutan Kalbe melalui inisiatif Bersama Sehatkan Bangsa, kami terus berupaya menghadirkan produk, layanan, dan program yang didukung oleh proses bisnis yang bertanggung jawab serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan," ujar Abi.
Menurutnya, penghargaan yang diterima tidak hanya menjadi simbol pencapaian, tetapi juga penyemangat bagi Kalbe untuk terus mengembangkan praktik bisnis yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Salah satu penghargaan yang diraih Kalbe berasal dari program transisi energi bersih melalui pemanfaatan biogas dan panel surya di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Corporate Sustainability Assistant Manager Kalbe, SFD Arie Wibowo, menjelaskan bahwa program ini dikembangkan bersama masyarakat setempat melalui paguyuban desa untuk memastikan pengelolaan fasilitas berjalan secara berkelanjutan.
"Pada program biogas dan panel surya di Wonogiri, Kalbe berkolaborasi dengan masyarakat setempat untuk mengelola fasilitas secara mandiri. Melalui pendekatan ini, masyarakat tidak hanya memperoleh akses terhadap energi bersih dan terjangkau, tetapi juga mendapatkan manfaat ekonomi yang mendukung peningkatan kesejahteraan," jelas Arie.
Program yang dijalankan di Desa Pandawa Lima tersebut menjadi bagian dari upaya pengembangan masyarakat yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup melalui akses energi yang lebih ramah lingkungan sekaligus mendukung kemandirian ekonomi warga.
Tidak hanya pada aspek transisi energi, Kalbe juga memperoleh penghargaan atas program konservasi tukik berbasis komunitas di Yogyakarta yang berkontribusi pada pelestarian keanekaragaman hayati dan pemberdayaan masyarakat di wilayah pesisir.
Sementara itu, Site Head Kalbe BO Cikarang, Kiman Salim, menegaskan bahwa keberhasilan program-program keberlanjutan Kalbe tidak terlepas dari komitmen perusahaan dalam menerapkan proses produksi yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.
"Kalbe terus mendorong proses produksi yang bertanggung jawab terhadap ketentuan lingkungan. Upaya ini tidak hanya untuk memenuhi regulasi yang berlaku, tetapi juga menjadi wujud kepedulian kami terhadap kelestarian bumi bagi generasi mendatang," ujar Kiman.
Melalui berbagai program yang berfokus pada penurunan emisi, transisi energi bersih, pengelolaan limbah, serta pelestarian keanekaragaman hayati, Kalbe terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus mewujudkan kesehatan untuk kehidupan yang lebih baik.