Tasikmalaya (30 Juni 2026) - PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) terus mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui produk dan layanan yang terjangkau dan berdampak luas. Upaya tersebut ditunjukkan melalui dukungan terhadap program Serbuan Teritorial yang dilangsungkan oleh Pusat Teritorial TNI Angkatan Udara (Pusterau) di Desa Linggajati, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat pada 29-30 Juni 2026.
Desa Linggajati yang merupakan lokasi kegiatan berada di Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Desa ini terletak di kawasan kaki Gunung Galunggung dengan karakteristik wilayah berupa perbukitan yang berhawa sejuk, tanah vulkanik yang subur, serta memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah. Berdasarkan data yang tersedia, Desa Linggajati dihuni sekitar 4.600 jiwa, yang mana sebagian besar penduduk bekerja di sektor pertanian, peternakan, perdagangan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta berbagai usaha yang mendukung aktivitas pariwisata di kawasan Gunung Galunggung.
Lebih lanjut, terdapat tiga aktivitas utama yang dilakukan Kalbe dalam mendukung Serbuan Teritorial, yaitu: penyerahan donasi 1.500 pen Insulin, edukasi dan pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan mata serta pembagian kacamata untuk masyarakat sekitar. Kalbe juga menggandeng akademisi, yaitu Akademi Refraksi Optisi Leprindo (ARO Leprindo) serta Institut Media Digital Emtek (IMDE). Terkhusus ARO Leprindo, berpartisipasi dalam akses pemeriksaan mata serta penyediaan kacamata.
Penyerahan 1500 pen insulin dilakukan secara simbolis dalam kegiatan Serbuan Teritorial kepada Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya yang juga disaksikan oleh Pejabat Pusterau serta Lanud Wiriadinata.
“Dalam mendukung Serbuan Teritorial TNI AU, Kalbe tidak hanya menyediakan akses kesehatan semata. Kalbe turut mendukung upaya pengentasan diabetes melalui pemberian donasi produk insulin, edukasi kepada kader serta pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Desa Linggajati,” jelas SFD Arie WIbowo, Kalbe Corporate Sustainability Assistant Manager.
Arie juga menambahkan, pemeriksaan kesehatan yang dilakukan dalam Serbuan Teritorial TNI AU dilakukan melalui pengecekan gula darah, kolestrol dan asam urat.
“Pemeriksaan ini menjadi bentuk deteksi dini bahaya berbagai penyakit yang timbul, serta menjadi sinyal untuk meningkatkan kesehatan dengan memperbaiki pola hidup,” tambah Arie.
Kepala Pusterau Marsma TNI Ignatius Wahyu Anggono menyampaikan bahwa program Serbuan Teritorial merupakan wujud komitmen TNI AU untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
“Serbuan Teritorial merupakan implementasi pembinaan teritorial TNI Angkatan Udara yang dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat,” jelas Marsma Wahyu.
Dalam kesempatan yang sama, Marsma Wahyu juga menyampaikan apresiasi atas dukungan kesehatan yang diberikan Kalbe.
“Kami mengapresiasi langkah baik yang dilakukan oleh Kalbe Bersama kolaborator lainnya, dalam mendukung bakti sosial kesehatan ini. Sinergitas ini menjadi solusi nyata untuk meningkatkan akses kesehatan kepada masyarakat luas,” kata Marsma Wahyu.
Sementara itu, Head of Corporate Sustainability Kalbe, Abi Nisaka menyebut keberhasilan program keberlanjutan Kalbe juga didasarkan dengan kolaborasi aktif dengan berbagai pihak.
“Kalbe terus menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, baik akademisi, pemerintahan ataupun masyarakat untuk memperluas akses layanan kesehatan. Sejalan dengan semangat Bersama Sehatkan Bangsa, Kalbe terus meningkatkan kehidupan masyarakat yang lebih baik,” tegas Abi.