Kalbe Kolaborasikan Akses Kesehatan Mata di Kendari

Kalbe Kolaborasikan Akses Kesehatan Mata di Kendari
Kolonel Nav Edi Mintarso, M.Han (kiri) sedang memasang kacamata ke murid Sekolah Rakyat Terpadu disaksikan Assistant Manager Corporate Sustainability Kalbe, SFD Arie Wibowo (kanan) dan Wakil Direktur 3 Akademi Refraksi Optisi Leprindo, Mohammad Husein STr-Kalbe Corporate Sustainability-

Kendari (23 April 2026) – PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) berkolaborasi dengan Akademi Refraksi Optisi Leprindo (ARO Leprindo) melangsungkan perluasan akses kesehatan mata kepada masyarakat Kendari, Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini merupakan bentuk keikutsertaan Kalbe dalam menyukseskan program Semarak Dirgantara yang digelar oleh TNI AU, serta dirangkaikan dengan HUT Provinsi Sulawesi Tenggara ke-62.

Kegiatan perluasan akses kesehatan mata ini meliputi pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis kepada siswa Sekolah Rakyat SMRP 25 Kendari serta masyarakat umum.

“Kegiatan sosial pertama yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun Kalbe ke-60 ini dimulai dengan pemeriksaan mata dan pembagian kacamata secara gratis,” jelas SFD Arie Wibowo, Kalbe Corporate Sustainability Assistant Manager.

Gangguan penglihatan, khususnya akibat kelainan refraksi, merupakan fenomena yang banyak dialami masyarakat. Data Kementerian Kesehatan RI memperkirakan sekitar 3,6 juta anak Indonesia mengalami gangguan penglihatan akibat kelainan refraksi. Secara global, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan sekitar 19 juta anak usia 5–15 tahun mengalami gangguan penglihatan, dengan sekitar 12,8 juta kasus di antaranya disebabkan oleh kelainan refraksi yang tidak terkoreksi.

Tren penggunaan perangkat digital yang semakin tinggi turut memperburuk kondisi tersebut. Hal ini meningkatkan risiko rabun jauh (miopia) sejak usia muda, sehingga kebutuhan penggunaan kacamata di kalangan pelajar pun semakin meningkat.

Paban III/Tahwil Sterau, Kolonel Nav Edi Mintarso, M.Han., menyatakan bahwa aksi sosial ini merupakan bentuk nyata dukungan TNI AU terhadap program pemerintah dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

"Harapannya, apa yang kita laksanakan hari ini mendapat berkah dan memberikan dampak positif bagi masa depan generasi muda," ujar Kolonel Nav Edi.

Ia menambahkan, penglihatan yang sehat merupakan faktor penting bagi anak-anak agar dapat mengikuti proses belajar dengan maksimal. Dengan kondisi penglihatan yang baik, para siswa diharapkan dapat melanjutkan pendidikan tanpa kendala.

"Pertimbangan kami adalah agar anak-anak ini bisa terus bersekolah dengan baik dan nantinya memperoleh pendidikan yang layak untuk masa depan mereka," pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala LPPM ARO Leprindo Fetrix Livanos mengharapkan gangguan penglihatan dapat terdeteksi sejak dini dan ditangani dengan baik.

“Melalui langkah preventif ini, diharapkan gangguan penglihatan sejak dini dapat terdeteksi dan tertangani secara optimal,” tegas Fetrix.

Sementara itu, Head of Corporate Sustainability Kalbe Abi Nisaka menegaskan komitmen Kalbe dalam memperkuat keberlanjutan melalui kolaborasi strategis dengan berbagai pihak.

“Sebagai implementasi komitmen Kalbe untuk Bersama Sehatkan Bangsa, Kalbe terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, baik akademisi, pemerintah, maupun komunitas melalui berbagai program yang bermuara pada peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujar Abi.

Hingga saat ini, sebanyak 40 unit kacamata telah didistribusikan kepada 21 pelajar serta 19 orang dari kalangan guru dan masyarakat umum. Pemberian kacamata ini diharapkan dapat membantu para penerima dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, khususnya dalam proses belajar-mengajar.

Koneksi Lebih Banyak
Kami selalu mencari cara untuk terhubung dengan pihak-pihak yang memiliki
minat yang sama terhadap masa depan yang berkelanjutan.
Kontak Kami
Hubungi Tim CSR Kalbe
Kontak Kami